Setiap bahasa pemrograman selalu memiliki fitur pengulangan, fitur ini digunakan oleh programmer untuk minghindari pemborosan pada penulisan script. Banyak hal yang bisa ditanggulangi oleh fitur pengulangan ini, salah satu nya adalah penulisan nomor yang berurutan, biasanya hal ini kita temukan di tabel. Untuk membuat tabel dengan penomoran hingga 10, secara konvensional kita bisa membuatnya seperti di bawah ini:
<table border=1> <tr> <td>No</> <td>Nama</> <tr> <tr> <td>1</> <td></> <tr> <tr> <td>2</> <td></> <tr> <tr> <td>3</> <td></> <tr> <tr> <td>4</> <td></> <tr> <tr> <td>5</> <td></> <tr> <tr> <td>6</> <td></> <tr> <tr> <td>7</> <td></> <tr> <tr> <td>8</> <td></> <tr> <tr> <td>9</> <td></> <tr> <tr> <td>10</> <td></> <tr> </table>
Penulisan script seperti di atas merupakan pemborosan, bayangkan jika nomor tabel nya hingga 100 bahkan 1000 baris, tentu akan membutuhkan ketelitian ekstra hingga juga harus mempertimbangkan ukuran file nya.
Script di atas dapat dihemat dengan memanfaatkan fitur pengulangan pada PHP, yaitu salah satunya menggunakan for loop, kali ini kita akan coba membuat tabel dengan 100 rows:
<table>
<tr>
<td>No</td>
<td>Nama</td>
</tr>
<?php
for ($x = 0; $x <= 100; $x++) {
echo "<tr><td>".$x."</td><td> </td></tr>”;
}
?>
</table>
Dari 2 contoh gaya penulisan di atas dapat diketahui bahwa pada contoh 1 kita membuat tabel dengan 10 baris dan membutuhkan 282 karakter pada penulisan script, sementara itu pada contoh 2 kita membuat tabel dengan 100 baris namun hanya membutuhkan 119 karakter pada penulisan script.

0 comments:
Post a Comment